Revitalisasi Pendidikan

       GURUKU SAYANG                GURUKU MALANG


Pendidik atau yang sering disebut dengan guru merupakan suatu pejerjaan yang sangat mulia, guru merupakan seoran sosok manusia yang mengabdikan dirinya kepada bangsa sehingga dapat melahirkan sebuah generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter.

Menjadi seorang guru tidaklah mudah seperti yang dipikirkan kebanyakan masyarakat awam. Pendidik atau guru akan menentukan bagaiman kualitas generasi dari sebuah bangsa itu terlahir.

Pada zaman sekarang ini guru seringkali diperlakukan dengan cara yang tidak adil misalnya pada guru honorer, yang hanya mendapatkan gazi sebesar Rp 300.000 per bulan tidak sebanding dengan pekerjaan yang dilakukannya. Tidak hanya itu guru sering juga disalahkan dalam berbagai hal mengenai siswa, misalnya dalam aspek pengetahuan maupun karakter yang dimiliki siswanya. Kurangnya komunikasi antara guru dan orang tua dapat menimbulkan suatu hubungan yang tidak baik antara keduanya.

Seperti halnya sebuah peristiwa yang terjadi pada rabu, 4 September 2019, tepatnya di kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Astiah, yang notabenya adalah seorang guru kelas di SD Negeri pa’bangiang kecamatan Somba Opu kabupaten Gowa Sulawesi selatan, dicakari dan dipukuli oleh orang tua siswanya pada saat proses pembelajaran berlangsung.

Hal ini terjadi karena kedua siswa tersebut terlibat perkelahian pada sehari sebelumnya. Bu Astiah pun telah mendamaikan keduanya, tetapi salah satu orang tua siswa tersebut tidak terima. Merekapun mendatangi sekolah dan melakukan tindak kekerasan pada beliau pada saat proses pembelajaran berlangsung. Beliau dipukuli dan dicakari oleh orang tua siswa tersebut sehingga menimbulkan luka di wajahnya. Melihat hal itu siswanya menangis karena merasa kasihan kepada gurunya.

Hal tersebut terjadi karena kurangnya komunikasi antara guru dan orang tua siswa. adapun hal yang dapat kita lakukan untuk mempererat hubungan keduanya yaitu:

1. Saling Kontak Dengan Orang Tua Melalui Telepon

Untuk menjalin komunikasi yang baik antara guru dan orang tua siswa, maka sebaiknya guru dan orang tuaharus  saling berkomunikasi. Agar guru dapat menginformasikan perkembangan peserta didik kepada orang tua maupun mengenai hal-hal yang terjadi pada siswa di sekolah.

2. Berikan Informasi Berdasarkan Fakta Kepada Orang Tua

Sampaikanlah informasi berdasrkan fakta mengenai siswa kepada orang tua. Bukan berdasarkan penilaian emosional seorang guru.

3. Beritahukan Kepada Orang Tua Jika Anda Mengalami Masalah Dengan Siswa

Beritahukan kepada orang tua jika anda mengalami masalah dengan siswa. jelaskan masalah yang anda alami misalnya, kesulitan dalam menghadapi perilaku siswa dalam pembelajaran

4. Buatlah Konsultasi Dengan Orang Tua Siswa

Membuat konsultasi dengan orang tua siswa bertujuan untuk mengetahui bagaimanakh perkembangan siswa di rumah. Sehingga guru dapat mengetahuinya dan dapat mengoptimalkanyya di sekolah.


Dari pembahasan tersebut dapat kita simpulkan bahwa kita selaku calon guru haruslah membangun suatu komunikasi atau hubungan yang baik antara guru dan orang tua, begitupun dengan orang tua. Sehingga terjalin komunikasi yang baik dalam hal pencapaian anak di sekolah serta tidak ada kesalapahaman antara keduanya. Oleh karena itu marilah kita menghargai dan menghormati serta menjalin komunikasi yang baik dengannya karena guru merupakan sosok pahlawan tanpa tanda jasa.


                     TENTANG PENULIS


Yolanda Putri Ami lahir di Sidadi kecamatan Batang Agkola pada tanggal 04 Maret 1999, anak pertama dari pasangan Tagor Daulay dan Cani Dalimunthe. Kontak yang dapat dihubungi 081269703862. 

Alamat    email:yolandaputriamidaulay@gmail.com. Penulis menempuh pendidikan dimulai dari SDN 100960 Sigalangan (2011), SMPN 1 Batang Angkola (2014), SMAN 1 Batang Angkola (2017), dan melanjutkan study Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Padangsidempuan.


Komentar